Tampilkan postingan dengan label investasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label investasi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 18 Oktober 2015

Mau Beli Emas? Ke Pegadaian Aja!

Bukan bermaksud untuk promosi, tapi saya sekedar menyarankan. Membeli emas terutama emas batangan dapat dibeli di pegadaian. Ada beberapa alasan diantaranya:

1. Memiliki unit kerja yang tersebar hampir diseluruh indonesia, meskipun untuk pembelian tunai hanya tersedia di cabang pegadaian yang memiliki galeri 24. Sedangkan untuk cicil emas dapat dilakukan di seluruh unit kerja Pegadaian.

2. Usaha kerja dan produknya tersebut diawasi oleh OJK (otoritas jasa keuangan)

3. Merupakan persero yang sebagian sahamnya dimiliki oleh pemerintah. Termasuk BUMN

4. Buka hari sabtu, bukan termasuk libur nasional. Ini adalah hal yang terpenting, jika ingin beli emas, tapi masih sibuk kerja dari senin-jumat dapat membeli emas pada hari sabtu di pegadaian.

5. Pembelian secara tunai dikenakan margin biaya sebesar 2.5 persen dari harga emas tersebut. Sedangkan untuk cicilan emas dikenakan biaya administrasi juga sebesar Rp 50.000 dan dapat dicicil sampai 36 bulan. Perlu diketahui untuk cicilan emas DPnya minimal 20 persen, semakin besar DPnya maka semakin besar margin biaya cicilan emas tersebut. Untuk keterangan lebih lnjut silahkan kunjungi Pegadaian terdekat.


Telti dan pahami produknya. Cari tahu manfaaat dan resiko masing-masing investasi. Bijaklah dalam mengatur uang Anda.Selamat berinvestasi.^^

Kamis, 08 Oktober 2015

Apa Kegunaan Rekening Tabungan Anda?

Tabungan merupakan sarana untuk menyimpan uang. Tabungan di bank dapat disebut rekening tabungan. Tiap orang dapat memiliki beberapa nomor rekening, nomor rekening ini sebagai alamat dari tabungan tersebut. Selain itu nomor rekening dapat mengidentifikasikan jenis dari produk tabungan di Bank seperti tabungan pelajar, tabungan bisnis, tabungan haji dan lain-lain. 

Saat ini saya tidak ingin membahas produk tabungan di Bank, tetapi lebih kepada penggunaan rekening tabungan tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Idealnya, seseorang memiliki 2 rekening tabungan di Bank. Mengapa? rekening tersebut untuk membedakan tujuan dan kegunaan dari masing- masing tabungan tersebut.

Saya sendiri memiliki 3 rekening tabungan, 1 rekening untuk gajian yang akan saya langsung  transferkan ke dua rekening lainnya seperti rekening A yang  saya gunakan  20 persen dari penghasilan saya untuk ditabungkan. Rekening A ini tidak akan saya otak atik,dan  hanya akan saya gunakan untuk keperluan darurat saja.Untuk rekening A ini sengaja saya pilih yang memiliki sedikit fasilitas dan biaya administrasi yang rendah. Semakin banyak fasilitas dari rekening tabungan maka akan semakin besar biaya administrasinya. 

Rekening B ini untuk menyimpan 80 persen dari penghasilan saya dan yang memiliki berbagai fasilitas seperti internet banking  dan autodebet.Dengan kemudahan fasilitas yang diberikan tersebut, saya menggunakan  Rekening B ini untuk kegiatan atau transaksi sehari -hari seperti  fasilitas internet banking untuk membayar listrik, pam, telkom, beli pulsa, transfer dan banyak hal lainnya yang dapat dilakukan dimanapun dan kapanpun. Sedangkan fasilitas autodebetnya, saya gunakan untuk pembayaran asuransi dan pembelian reksadana tiap bulannya. 

Jika suatu saat saya pindah kerja, kemungkinan saya akan menutup rekening untuk gajian yang sebelumnya. Sehingga saya hanya memilki 2 rekening saja. Jadi sebenarnya 2 rekening saja sudah cukup.Nah,,, apa  saja kegunaan rekening tabungan yang sudah anda punya?Sudah optimal dan efektifkah?

Gunakanlah dan manfaatkanlah fasilitas rekening tersebut secara bijaksana. Selamat Menabung.^^

Investasi Emas Perhiasan, Batangan atau Koin-kah ?

Emas merupakan salah satu produk investasi yang sudah mulai banyak peminatnya. Mungkin orang tua dulu berinvestasi emas berupa perhiasan. Sekarang emas tidak hanya dikenal berupa perhiasan saja tapi dapat berupa emas batangan (antam) atau berupa koin (dinar).Banyak orang yang mengatakan jika ingin berinvestasi jangan berupa emas dalam bentuk perhiasan. Nah lalu dalam bentuk apa kita investasi emasnya, yuk intip kelebihan dan kekurangan emas dalam bentuk perhiasan, batangan dan koin.


  • Perhiasan 
Emas jenis inilah yang hampir semua orang memilikinya dan banyak sekali kita temui terutama ditoko emas perhiasan. Emas perhiasan terdiri dari bentuk cincin, kalung, gelang, liontin, dan anting dengan berbagai bentuk. Dilihat dari bentuk dan jenisnya, emas ini cendrung digunakan oleh sebagian besar wanita sebagai aksesoris. Sebagian besar toko perhiasan menjual emas kuning 22 karat dan semakin rumit bentuk suatu perhiasan maka semakin besar ongkos pembuatannya. Harga emas perhiasan yaitu harga emas tersebut ditambah ongkos pembuatannya. Tetapi lain lagi jika kita ingin menjual emas tersebut, toko emas hanya melihat kisaran harga emas tersebut tanpa melihat berapa besarnya ongkos pembuatannya. Nah, jika kita investasi berupa emas perhiasaan, kita akan mengalami kerugian dari segi ongkos pembuatannya.

Harga emas jenis ini bergantung dengan harga emas dipasaran, besaran karat dan kerumitan bentuk perhiasan yang berpengaruh pada ongkos pembuatannya.Dikenakan PPN.

  • Batangan
Emas jenis sudah mulai banyak ditemui dibeberapa tempat seiring telah banyak yang sadar akan pentingnya investasi. Emas batangan merupakan pilihan yang tepat untuk seseorang yang ingin berinvestasi emas. Beberapa tempat untuk membeli emas jenis ini diantaranya pabrik atau butik antam, pegadaian dan beberapa toko emas. Salah satu kelebihan emas ini tidak ada biaya atau ongkos pembuatan, tetapi yang ada biaya sertifikat emas tersebut yang dikeluarkan antam. Semakin kecil gram emas maka semakin mahal biaya emas Emas batangan yang banyak dikenal adalah emas batangan Antam. Emas jenis ini memiliki sertifikat yang menunjukan ukuran, berat dan keaslian dari emas tersebut. Antam mengeluarkan sertifikat emas batangan dari berat 5gr,10gr,25gr,100gr. 

Semakin kecil gram emas batangan maka semakin mahal emas tersebut. Apabila kita ingin menjual emas tersebut tetapi sertifikat emas itu hilang, maka harga beli emas tersebut akan turun. Harga emas ini terstandarisasi dari harga di tempat penjualan dan pembuatan Emas di Antam. Jadi untuk kisaran harga jual dan beli emas jenis ini, seperti pegadaian, bank syariah dan toko emas lainnya berpatokan pada harga emas di Antam. Untuk melihat update harga emas batangan terbaru tiap harinya  dapat dilihat disitus Antam. Jadi pastikan sebelum membeli lihat situs tersebut untuk memperkirakan uang yang akan kita gunakan untuk membelinya.Tidak dikenakan PPN karena termasuk hasil  bumi atau bahan baku.

  • Koin
Selain dari dua bentuk emas diatas, emas dapat berbentuk koin yang memiliki ukuran dan bentuk yang terstandarisasi. Banyak orang yang menyebut emas jenis ini disebut dinar. Dinar merupakan sebagai alat tukar (seperti uang) oleh umat muslim di Arab. Dinar sendiri memiliki ukuran yang telah standarisasi dengan berat 4,25 gram per keping koin dengan emas 22 karat. Dinar sendiri terdiri dari 1/2 dinar, 1 dinar dan 2 dinar.

Emas jenis ini mempunyai ukuran yang jelas. Untuk harga 1/2 dinar dan 2 dinar mengacu pada harga 1 dinar.
misalnya harga 1 dinar =Rp 2.100.000 maka harga 1/2 dinar = Rp 1.050.000 dan 2 dinar = Rp 4.200.000.
Apabila kita ingin menjual emas jenis ini agak sulit, karena tidak semua toko emas mau membelinya. Apabila terdapat tempat yang manerima, itupun selisih harga beli kembalinya relatif lebih rendah. Oleh karena itu disarankan untuk menjulanya ditempat komunitas muslim yang dapat dijadikan alat tukar karena peranannya mirip dengan uang karena dibeberapa negara arab, dinar merupakan mata uang. Dikenakan PPN

Jadi, Apa pilihan anda? Investasilah sewajarnya dan jangan sampai menimbun. Tentukan tujuan dan jangka waktu investasi. Sesuaikan dengan kemampuan dan pilihlah tempat untuk menyimpan emas dengan aman. Selamat berinvestasi.^^